082320916723 pwikoja@gmail.com

JAMBI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Kota Jambi terus memantau dan mengingatkan baik pengurus maupun anggotanya agar terus mematuhi dan mengikuti aturan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dalam bertugas.

“Dulu di Jambi sempat ada 4 Wartawan yang terkonfirmasi positif terpapar covid-19, kini semua telah dinyatakan sembuh dan kembali berkumpul bersama keluarga. Kita harus petik hikmahnya dan jadi pembelajaran bagi rekan-rekan satu profesi sebagai wartawan. Pastinya kita berupaya jangan lagi ada kasus terbaru yang menyebabkan wartawan terpapar,” Tutur Hendry Nursal, Ketua PWI Kota Jambi (Minggu, 01/11/2020).

Hendry menjelaskan, profesi wartawan/jurnalis sangat rentan karena berhadapan langsung dengan banyak orang.

“Tidak ada yang mengetahui siapa yang sedang tertular, apalagi banyaknya kasus orang tanpa gejala. Pak Doni Monardo menyatakan bahwa wartawan itu garda terdepan yang dapat menyelamatkan masyarakat luas agar tidak terpapar. Tentunya risiko penularan sangatlah dekat, sangatlah rentan,” Ungkap Hendry.

Wartawan tidak hanya mengabarkan, menyajikan pemberitaan, juga memberikan contoh di tengah-tengah dalam bertugas dengan harapan dapat mengedukasi masyarakat.

“Pemberian contoh saat bertugas, tentu juga penting dengan harapan dapat mengedukasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan yaitu 3M; Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” Harap Hendry.

“Namun rekan-rekan tentunya juga harus mengutamakan keselamatan kerja, menjaga juga keselamatan keluarga di rumah,” Tegas Hendry mengakhiri pembicaraan.

Sebagaimana rapat virtual, bertajuk ‘Stigmatisasi terhadap penderita covid-19 dan tenaga medis, bagaimana mengatasinya?’ diselenggarakan oleh Dewan Pers dan BBC Media Action (Jum’at, 23/10/2020).

Kepala BNPB sekaligus Kepala Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, Dia turut berpesan kepada media bahwa wartawan itu juga pahlawan kemanusiaan, wartawan garda terdepan untuk penanganan covid-19 dengan cara memberikan informasi edukasi.

“Perlu diperhatikan bahwa wartawan itu adalah juga garda terdepan turut menyelamatkan masyarakat luas, karena tenaga medis justru adalah benteng terakhir untuk menyelamatkan masyarakat kita, warga bangsa dan negara kita. Artinya wartawan juga sebagai pahlawan kemanusiaan, mengajak masyarakat untuk patuh protokol kesehatan itu sangat membantu masyarakat memahami untuk tidak tertular covid-19, termasuk para artis yang turut mengajak masyarakat patuh protokol kesehatan,” Tegas Doni Monardo.

“Sampaikanlah pemberitaan yang benar, yang benar-benar tepat, bukan yang mengada-ngada. Sangat berbahaya ketika banyak sekali informasi yang tidak tepat di media sosial lalu dipercaya oleh masyarakat tentunya ini akan berbahaya. Sampaikan juga pemberitaan dan apresiasi terhadap perjuangan pemerintah hingga hari ini, bukan untuk pemerintah tapi untuk bangsa dan negara kita. Kita sudah pernah mengalami wabah di masa Hindia Belanda yaitu Flu Spanyol, dari dokumen-dokumen cara terbaik ialah melakukan pedekatan melalui kearifan lokal. Covid-19 bukan hanya di negara kita namun ini permasalahan global, maka kita harus bersama menyelesaikannya,” Tandas Doni.

 

Sumber: jambidaily.com